Thursday, June 26, 2014

Cerita1


"Yaudah terserah.
Good luck deh ya."
Kurang lebih itu kata-kata yang aku keluarkan ketika dia memutuskan untuk pergi. Ya. Aku tidak lagi berusaha meredam emosi ku, sudah cukup aku berusaha tenang menghadapi dia yang sesukanya dengan keadaan kita saat itu atau mungkin itu sudut pandang dari mata ku. Ya aku tau beberapa bulan sebelum kejadian itu kita memutuskan untuk menjadi teman karena menurut kita itu adalah hal terbaik untuk kami supaya menghindari konflik yang sering terjadi ketika kami masih ber status pacaran. Aku bukan perempuan gila yang berteriak-teriak menyalahkan laki-laki adalah tukang PHP, aku tau benar posisi ku saat itu. Aku rasa yang perlu disalahkan adalah perasaanku yang berlebihan kepada orang seperti dia, mata ku yang buta akan semua perilaku dia akhir-akhir ini. Mulai dari longgarnya komunikasi kita dari ramadhan kemarin, sampai perilaku kasar dia di hari ulang tahunnya waktu itu. Seharusnya tak lagi ku gubris semua hal tentang dia setelah hal-hal yang sewajarnya membuat perempuan normal angkat kaki dr perasaan suka terhadap dia. Tapi bagiku, entahlah apa hanya angan harapku saja yang berbicara bahwa ada kebaikan di diri dia. Ya tentu saja banyak kebaikan di diri dia, aku tau betul dia, aku paham dia, hingga hal terburuk dari diri dia pun aku paham. Aku alami semua hal manis dan hal pahit yang kita buat. Aku alami semua kesusahan kita hingga ke suksesan kita atau setidaknya itu yang aku harapkan.
Hope.
Sebuah kata yang indah. 
Penuh hal positif. Penuh kesempatan. Penuh hal baru.
"Apalagi yang kita punya selain harapan? Setidaknya itu yang membuat kita selama ini terus hidup."
Kukatakan di malam itu di tengah hiruk pikuk jakarta saat dia selesai bercerita tentang perempuan di masa lalunya yang membuat dia berharap lebih.
"Aku bisa kuliah disini, aku bisa nemenin mama kamu kalo kamu jadi kuliah abroad.. Atau kita bisa kuliah di sana, ya kita bisa berangkat/pulang bareng gitu pasti seru. Asal ada yang papa kenal pasti papa ngebolehin lah seenggaknya ada kamu yang jagain aku kan?"
Ya kita masih di perasaan yang sama saat itu meskipun tidak untuk status kita. Tapi mungkin saat disini pula kita berbeda pikiran. Aku memutuskan kita tidak lagi bersandang dengan status pacaran karena itu membantuku sadar bahwa aku tidak boleh semena-mena karena dia bukan milik ku, meski aku tau benar saat itu hatinya masih ku miliki. Bagiku status itu tidak terlalu aku butuhkan untuk selalu ada di sisi orang yang aku cinta, setidaknya bukan untuk status sebagai pacar karena menurutku status yang asli adalah istri bukan pacar lagi pula apa gunanya status jika hati nya tidak dimiliki oleh kita. Itu yang aku pikirkan ketika memutuskan hal itu. Ya memang aku perempuan yang tidak menentang hal pacaran walaupun aku tidak lagi suka pacaran yang hanya untuk status atau bermain-main. That's just waste of time. Dan bagi dia hal ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk pelan-pelan berdiri sendiri dan mencoba keberuntungannya mendapatkan perempuan selain aku.
Sejak kecil aku memang memiliki ego yang tinggi, dia tau itu. Dia bisa terima ego ku yang tinggi meski dengan berat hati. Yang tidak bisa dia terima dari diri ku adalah tempramenku. Ya aku memiliki tempramen yang tinggi, sampai sekarang aku masih belajar untuk mengelola satu hal itu dan menurutku perubahannya cukup terlihat jelas. Tapi apa gunanya perasaan sayang, peduli, dan perhatian jika dia tidak bisa menerimaku seutuhnya? Itu adalah salah satu alasan lain ketika aku memutuskan untuk tidak terlalu memperjuangkan hubungan yang tidak lagi jelas apa ini. Salah satu alasan kenapa aku melepaskan dia saat ke dua kalinya dia mengatakan kepadaku ada perempuan lain dimatanya selain aku. Untuk yang pertama ku maklumi, karena aku kenal siapa perempuan itu aku tau dia hanya sebagai pelampiasan karena aku tau tidak ada perempuan di angkatan ku yang berani mengusik aku dan dia. Aku tau sebenarnya dia sadar siapa perempuan itu sebenarnya. Tapi itu semua sebelum semua perkataan dan pikiran aku diatas terucap. Yang ke dua ini, ya aku paham pola ini. Aku paham betul semua pola yang dia main kan dari hari pertama kami berkenalan. Pola dia menarik diri saat dia sibuk, saat dia marah, saat dia tidak mau di ganggu, dan saat ada wanita lain di matanya. Aku angkat tangan saat mendengar perkataan jujur dia. Aku sudah keluarkan semua yang aku bisa untuk bertahan sampai saat itu, semua. Tidak ada hal yang aku sesali kecuali terlalu mencintainya hingga sulit untuk menghilangkan rasa itu. Tapi menyesali karena aku mencintainya begitu dalam juga sia sia, aku tidak akan menjadi diriku saat ini. Jujur, banyak sekali pelajaran yang aku dapat saat aku bersama dia. Aku tidak bisa membenci dia begitu saja, orang luar sana mungkin akan mengata-ngataiku bodoh untuk menulis hal ini membuat dia merasa terkenang, penting, atau apalah. Tapi memang dia penting dia juga brengsek disaat yang sama. 
Aku mencintai seorang manusia, aku mencintai seseorang dengan utuh. Aku mencintai dia saat dia berada di kondisi terbaik dan terburuk. Aku mencintai dia kemarin dan sekarang.
Aku mencintai orang yang tidak akan merasakan hal yang sama terhadapku. Pada awalnya mungkin aku marah, tapi aku berusaha untuk memahami bahwa dia bukan untuk ku. Segigih apapun kita berjuang untuk mendapatkan sesuatu jika tuhan berkata sebaliknya, kita tidak akan mendapatkannya. Ada tiga hal yang pasti dalam hidup, jodoh, harta, kematian. Sedih rasanya ditinggalkan oleh seorang teman, tapi apakah dia teman jika dia meninggalkan dirimu sendirian? Bukan. Dia bukan teman. Mungkin dia dulu adalah teman. Tapi bukan teman yang setia. Kamu tidak butuh teman seperti itu. Jadi, you got nothing to lose. Gaada yg perlu di lepaskan. 
"Bagaimana dengan perasaan kamu terhadap dia?" 
"Aku mencintai seseorang yang telah mati dan aku tidak bisa berharap apapun dengan mayat."


GIMANA?? Gimana gaya nulis gue versi penulis hayoooo!!!! Wkwkwkwkwk

Saturday, June 21, 2014

Stevie Wonder!!



STEVIE WONDER!!!!!! 
AAAAA!!! 
HUAAAHHH!!! 
HIAHAHAHA
Stevland Hardaway Judkins a.k.a Stevland Hardaway Morris a.k.a Stevie Wonder is my favorite of all singers legend y'all!!!
His music is undeniably soulful makes me fall on my knees. He's truly a legend people. TRULY.
He was born in Michigan, May 13th 1950. He's blind because he has difficulty when he was born, he was born premature about 8 month if I'm not mistaken. He's been in music industry since he was 11 years old, his first album called 'Tribute to Uncle Ray' at that time he was popular by the name of Little Stevie Wonder. Until now he already have 24 albums.
The thing that makes me fall in love on his songs is his soul. The soul in his lyric, his soul in his voice, his soul in the instrument. Man. That's just full of life.
I never been to his concert sadly, but if he's going to held one in Asia I mean near Indonesia I must buy the ticket. I must. Aaaaaa!! I really wanna see his performances in live:(
I may not be his greatest fans of all because there are many songs I haven't heard yet because these and those. But just hearing some of his songs already makes me bow down, just picture it when I know all of 'em I might be asdfghjkl *sigh*.
These are the list of my favorite songs:
1. I Wish
2. Superstitious
3. For Once in My Life
4. Higher Ground
5. Uptight (everything's alright)
6. My Cherie Amour
7. Don't You Worry 'Bout a Thing
8. Isn't She lovely
9. Part Time Lover
Maybe there's some left behind but that's what pop first in my head.

Wednesday, June 18, 2014

Gak PHP kan?

Ceritanya gini.. 
Kemaren gue habis registrasi & verifikasi lgsg di universitas gue..
Duileh, universitas.. Wkwkwwk
Iya Jeng, gue keterima snmptn di UNPAD jurusan Antropologi pula😂
Ini pasti gara-gara doa orang-orang buat gue, awalnya gak ke pikiran bakal lolos smptn mungkin di PPKB tapi ternyata lolos.. Alhamdulillah.. Asdfghjkl gue masih takut di PHP in, masih gak kerasa broh udah kuliah aja-.-


Jadi dari rumah gue berangkat jam 5. 30 pagi takut macet soalnyahh, berdua aja tuh sama nyokap soalnya bokap lagi keluar kota. Ya ini pertama kalinya nyokap nyetir ke Bandung sendiri wkwkwk dia bangga bgt, pertama kalinya jalan bareng berdua doang sama nyokap jauh juga nih. Sampe jatinangor gue jam 8.15 itu termasuk lancar. Nyokap pengen nge teh sampe sana, yaudah nyari resto yg udah buka di jam jam segitu untung ada. Jam 9 nan gue udah ada di UNPAD, kebagian yang jam 11 sih tapi  ya Gapapa drpd telat ribet entar guenya. Jam 11 kurang kita Antri diluar Bale Santika buat ambil nomer antrian, udah dapet kita masuk nunggu dipanggil sambil beres-beresin berkas-berkas. Degdegan broooh takut gak lulus verifikasi😔 kaki gue gabisa diem, gemeter mulu Anjir wkwkwk. Tapi lancar lah lumayan cuma 5 menit di loket habis itu udah dpt KTM nya. Sempet mikir, ini udahan kan ya? Gue udah resmi jadi mahasiswi kan ya? Udah boleh bilang gue anak UNPAD kan ya? Bener kan ya? Gak bakal diambil lagi kan KTM sama almet gue? UDAH KANN?!! Kalo kata lica sih tinggal Ospek aja buat pengakuan dari senior wkwk. Heh. Gue udah dapet tugas buat Ospek gais-.- per kelompok sih.


Banyak yang nannya kenapa gue milih antrop? Ada yang berasumsi gue cuma pengen gampang lolos aja karena gak terlalu banyak bgt yg milih itu, ada juga yang mandang rendah antrop, mereka belom tau aja. Jadi iya, gue bangga pilih antrop. Gak gue gaada keraguan sedikitpun belajar antrop. Masalah pekerjaan nanti? Yaelah kerjain aja masalah yang ada di depan lo skg, gausah ngerjain masalah yang gaada, rezeki udah pasti asal kitanya aja yang harus usaha maksimal. Gue gasuka orang-orang yang mikirnya masuk jurusan apa biar kerja nya gampang, YAILAH. Kuliah itu cari ilmu nya, okey habis kuliah emang nanti lo nyari kerja buat biayain hidup lo tapi kan masa lo mau ngabisin kuliah cuma buat ngasah kemampuan lo buat kerja nanti doang sih, nih ya lo bisa belajar banyak di jurusan apapun di mata kuliah apapun, banyak ilmu yang bisa lo dapet broh selain ilmu yg dibutuhin buat lo kerja nanti bukan semata belajar terus lulus dpt ijazah terus yaudah kerja. "@sccf_ugm kuliah jgn dikecilkan tujuannya hnya untuk nambah gelar dan selembar kertas ijazah." Lo kuliah mahal-mahal selama 4 tahun masa iya lo cuma dapet tambahan Huruf di nama lo sama kertas bertinta gitu? Gak rugi apa?
Ada yang nanya ke gue kenapa mau belajar antrop? Jawaban gue gini, ya walaupun kita bisa belajar apapun ttg hidup di mana pun asal kita hidup tapi gue tau kondisi gue, dengan gue yang pada dasarnya males mikirin orang ya gue harus belajar buat lebih sensitif kalo orang ada masalah, trust me if I keep being me I don't have any friends. Gue sendiri kadang males temenan sama diri gue, sumpah kalo lagi ngeselin ya gue juga males sm diri sendiri. Which is why pas SMA gue decided buat masuk OSIS buat ber organisasi buat nyari temen buat nambah pengalaman dan gue suka itu, kalo gue gak ikut OSIS gue ga bakalan kenal satu angkatan mungkin, soalnya gue masuk SMA gue juga terpaksa jd males bgt deh gitu. Untuk gue sendiri, gue percaya masuk antrop gue bakalan belajar banyak ttg kehidupan jadi gue lebih menghargai apa yang gue punya sekarang dan apa lagi yang harus gue capai, semoga ini juga jalan supaya gue bisa lebih deket sama agama gue, semoga gue ketemu closure buat maksud gue hidup skg itu apa, dengan kepribadian gue yg keras gue butuh sesuatu yang bikin gue maksa jadi lebih care sama sekitar ya menurut gue belajar ttg hal hal sosial sm banyak interaksi bakal bikin gue terbiasa, biar gue bisa lebih peduli dan itu keluar secara alami dr gue sendiri gak gue paksa karena gue bakalan jijik sama gue sendiri and it's not helping at all. Ada quote dosen yang bilang gini "Antropologi itu bukan sekadar ilmu yang mempelajari tentang manusia. Antropologi itu ilmu yang memanusiakan manusia."

GUE BANGGA MASUK JURUSAN ANTROPOLOGI.

Banyak orang yang milih universitas karena gengsi, otak lo kemana si-_- stress ya jadi manusia. Kuliah dimana aja sama, cek aja dulu akreditas jurusannya paling itu yang bedain, di swasta sama negri skg ga beda jauh biayanya.

"Ingin jadi orang berilmu, atau pencari ilmu, atau yang mendengarkan ilmu, atau menyukai ilmu, tidak kurang dari itu." -Anonymous.

Sunday, June 8, 2014

Me Time.

WASSSAAAAAPP??
Pa kabar?
Gue baik..
Di posting an ini gue mau nge bawel tentang 'Me Time.'
Semua orang di dunia pasti butuh lah ya yang namanya 'Me Time.' Especially for me I really need a lot of it. Haghaghag.. Okey, iya manusia itu makhluk sosial, makhluk yang saling bergantung satu sama lain, tapi apa kalian gak capek apa tiap waktu dikelilingin manusia?
As for me, socializing selama ada di luar rumah itu kayaknya enough, sampe rumah kebiasaan gue itu say hi blablabla sebentar terus ngurung diri di kamar ber jam-jam, some say it's healthy some say it isn't. Ya mungkin kalo kebanyakan ngurung gak sehat juga lah ya.. Kasian orang rumah juga butuh perhatian, GAHD. Ribet gak sih lo kayaknya semua butuh di perhatiin? Merhatiin diri sendiri aja udah rempong, bukan berarti I'm not capable but um.. Dipikir-pikir banyak juga ya yang dipikirin.
Menurut gue 'Me Time.' Bisa di kualifikasiin jadi beberapa genre;
1. When you get that ton of works to be done.
Disaat lo punya banyak banget deadline, you should do me time after that darl. You really do.. Besides it's good for your body and brain it is good for you to review all of your works, I mean you can re arrange yourself to be better. Kalo kayak gini tempat yang lo butuhin itu alam bebas, tempat baru, kalo bisa jangan tempat yg ada gedung-gedungnya deh sumpek lo jadi kayak ke block gitu kalo alam bebas kayak bukit, pantai, hutan, gunung, air terjun itu lo bakal ngerasa bebas (yea, u don't say). Hey, it is healthy for you to spent time at least view moments in a year to go back to nature.
2. When you get that low self esteem.
Penting lo nyediain waktu sendiri disini, tapi disini lo gak boleh bener-bener sendiri, I mean gini saat lo kayak gini seharusnya lo bawa duit secukupnya terus lo jalan keliling kota naik kereta lewatin jalan jalan sekitar kota, lo jalan tapi perhatiin sekitar lo coba ambil apapun yang lo lihat terus cerna di otak lo. Biasanya lo bakal ngeliat dunia dari sudut yang beda dari pada waktu lo jalan jalan tapi ya cuma buat mainan doang, walaupun jalan yg lo lewatin sama tapi pasti bakalan beda deh. Cobain aja.
3. When you get that heartbreak.
Huhuhuhuhu, ini nih. Ya awalnya lebih aman sih lo muntahin semuamuanya sampe muntah darah sendiri biar gak ganggu orang lain. After that you really got to get busy, yes I mean if you can get to works and only get few hours to sleep that would be marvelous. You can get marathon serial TV. Or eating food to help you feel better. Focus on get busy. Yeah do that!! Hahaa no.. Don't do that, that just working on me, or not, or maybe it did work but only for a few days but then you have to deal with it, GAHD it sucks. Harus deal with it pokoknya, no rebound, no movies, no foods, and apparently no works too. Yak biasa lah kawan-kawan lo harus introspeksi, netral in pikiran, netral in hati. Lo harus bisa yang namanya ngeduluin logika lo, ya hei cewe-cewe diluar sana.. Yak, kalian yang patah hati itu.. Yak, kalian.. Harus ngedepanin logika ya. Jangan apa apa make hati, hati jadi tameng ya babak belur itu hati.. Tapi jangan keras hati juga gara gara takut sakit hati lagi. Iye tau susah ngejalaninnya, tapi kalo lo gak gitu hidup lo hampa.. Hati lo keras cuman kerasa ya kalo di banting doang giliran di elus dikira angin lewat.
4. When you get all that what you wanted.
Disini lo butuh me time, buat bersyukur. Tetep drag yourself to the earth after you feel the wind in the clouds ya disana bukan tempat mu berpijak, tapi ini tanah di bumi. Lo bisa lakuin ini dimanapun, kapanpun, ngapainpun asal hal-hal positif. Lo juga harus nambahin rencana habis ini apa, apa lagi yang mesti gue capai, gimana caranya nyelesain itu semua.